Jenis Kemasan dari Kertas


Kemasan merupakan bagian terluar dari sebuah produk (bungkus) dengan tujuan untuk melindungi produk dari cuaca, guncangan dan benturan-benturan. Dewasa ini, ada banyak sekali jenis kemasan yang digunakan untuk tujuan dan fungsi tertentu. Seperti halnya kertas yang sering digunakan untuk membungkus produk makanan mapun yang lain. Jenis kemasan kertas memiliki banyak keunggulan dari pada kemasan jenis bahan lainnya. Karena kertas lebih ringan, harganya relatif murah, hemat tempat penyimpanan, dan mudah didaur ulang. Banyak keunggunal bukan berarti tanpa kekurangan, kertas kemasan juga memiliki kelemahan seperti mudah robek, tidak bisa untuk mengemas benda cair, mudah terbakar, dan tidak tahan terhadap panas yang terlalu lama.

Ada beberapa jenis kemasan kertas yang sering digunakan, di antaranya sebagai berikut.

1. Kertas Lilin
Dari nama, kita bisa mengidentifikasi bahwa kertas ini diproduksi dari bahan lilin. Akan tetapi bukan lilin seprti yang dijual di toko-toko, melainkan lilin parafin yang dicampur dengan polietilen atau petrolatrum. 
Contoh Kertas Lilin

Kertas lilin ini dapat menghambat air, tahan terhadap minyak dan memiliki daya rekat panas yang baik. Kertas ini biasanya digunakan untuk membungkus atau mengemas bahan pangan, tembakau, produk sabun, dan sebagainya.


2. Kertas Glasin atau Kertas Tahan Minyak

Jneis kertas yang diproduksi dengan teknik memperpanjang pengadukan pulp sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam mesin pembuat kertas.
Contoh Kertas Glasin atau Kertas Tahan Minyak

Kertas jenis ini pada tahap pembuatannya harus dicampur dengan bahan lain seperti plastisizer dan antioksidan. Penambahan lastisizer dimaksudkan untuk menambah kelembutan dan kelenturan kertas agar kertas glasin mudah digunakan untuk mengemas. Sedangkan pertumbuhan jamur dihambat dengan penambahan bahan antioksidan. Kertas glasin memiliki permukaan transparan, tahan terhadap lemak, oli, dan minyak, tetapin kertas glasin tidak tahan air.


3. Kertas Plastik

Dinamakan kertas plastik karena keterbatasan sumber selulosa. Kertas ini disebut juga kertas sintetis yang terbuat dari lembaran stirena dengan daya sobek dan ketahanan lipat yang baik. Memiliki ketahanan yang baik terhadap perubahan kelembaban, minyak, air sehingga tidak dapat ditumbuhi kapang. 
Contoh Kertas Plastik

Kertas jenis ini dapat dicetak dengan suhu pencetakan yang tidak terlalu tinggi, karena polistirena akan lunak pada suhu 80oC. Karena sifatnya yang sintesis (mwmiliki daya kaku lebih kecil daripada kertas selulosa) sehingga dapat menimbulkan maslaah dalam pencetakan label.


4. Kertas Perkamen
Kertas perkamen merupakan jenis kertas yang digunakan untuk mengemas bahan pangan seperti mentega, margarine, biskuit yang berkadar lemak tinggi, keju, ikan (basah, kering atau digoreng), daging (segar, kering, diasap atau dimasak).

Contoh Kertas Perkamen

Keunggulan dari kertas perkamen, yaitu tahan terhadap lemak, mempunyai kekuatan basah (wet strength) yang baik walaupun dalam air mendidih, tidak berbau, tidak berasa, dan permukaannya tidak berserat.


5. Chipboard

Chipboard merupakan jenis kertas yang diproduksi dari kertas bekas seperti kertas koran dan juga dari sisa-sisa kertas. Jenis kertas yang digunakan sebagai pelindung atau bantalan pada barang pecah belah. 
Contoh Kertas Chipboard

Kertas chipboard dapat juga digunakan sebagai pembungkus dengan daya rentang yang rendah. Jika akan dijadikan karton lipat, maka harus diberi bahanbahan tambahan tertentu.

0 Response to "Jenis Kemasan dari Kertas "

Post a Comment