Perbedaan Emboss & Deboss

Apa itu Emboss & Deboss dalam Dunia Percetakan

Emboss dan Deboss bagi sebagian kalangan mungkin sudah tidak asing lagi, terlebih bagi mereka yang bergelut dalam dunia percetakan atau offset. Istilah tersebut juga sering digunakan oleh customer service dari vendor tertentu, misalnya ketika Anda memesan kartu nama "titel dan nama mau sekalian diemboss agar lebih mewah mba/mas/kak?". Lantas apa itu emboss?

Emboss merupakan teknik finishing (proses setelah cetak) yang memberikan efek timbul pada bagian tertentu di permukaan kertas. Sementara yang dimaksud dengan deboss adalah sebuah proses akhir (setelah cetak atau setelah proses laminasi bila menggunakan) yang membuat hasil cetak timbul keluar. Sementara deboss membuat hasil cetak masuk ke dalam.

Sederhananya emboss itu timbul, dan deboss masuk ke dalam atau cekung. Perhatiakan contoh gambar berikut.

Contoh  Finishing Emboss

Gambar : google.com


Contoh Finishing Deboss


Gambar : google.com

Emboss berasal dari logam yang dihasilkan melalui proses cukil yang disebut klise. Maksudnya bahwa emboss itu terdiri dari dua bagian, yaitu bagian yang menonjol dan bagian yang cekung ke dalam. Selanjutnya media cetak yang akan di emboss diletakkan di antara cetakan yang menonjol dan cekung tersebut.

Sedangkan deboss memberi hasil akhir berupa cetakan cekung atau masuk ke dalam yang dilakukan dengan cara yang sama dengan emboss, namun dengan menukar posisi cetakannya, yaitu bagian yang menonjol dan cekung tadi. Ketinggian ataupun kedalaman dari emboss dan deboss dapat diatur sesuai kebutuhan.

Proses finishing ini (emboss dan deboss) dapat diaplikasikan pada bermacam-macam hasil cetakan, seperti untuk cover buku, postcard, paper bag, kalender, dan juga undangan. Kertas dengan gramatur yang lebih tebal akan menimbulkan efek emboss dan deboss yang lebih jelas. 

Semoga bermanfaat.






0 Response to "Perbedaan Emboss & Deboss"

Post a Comment